5 Jenis Burung Kicau Termahal Di Dunia

Ada banyak burung mahal di dunia, termasuk burung cerewet dengan banderol harga yang luar biasa ratusan juta rupiah. Apakah Anda ingin tahu apa itu?

Burung telah menjadi hewan peliharaan umum di Indonesia karena keindahannya pola dan bentuk bulunya yang rumit.

Selain alasan tersebut, ada banyak faktor yang membuat burung menarik untuk dimiliki. Seperti lagu-lagu indah mereka dan kecepatan terbang mereka yang cepat digunakan untuk balapan kompetitif.

Layaknya sebuah kepemilikan yang bisa dibanggakan, beberapa orang rela membayar mahal untuk memiliki hewan peliharaan yang mereka inginkan.

Anda tidak akan percaya jumlah uang yang dihabiskan di industri otomotif. Terkadang, anggaran mencapai jutaan dan miliaran!

Burung berkokok termahal di dunia ini dikumpulkan oleh Petpi dari berbagai sumber. Apakah Anda penasaran? Apakah mereka?

Dalam kategori burung termahal di dunia, ada berbagai jenis burung yang tercatat memiliki harga yang mencengangkan.

Label harga yang sangat murah pada burung-burung ini adalah hasil dari sejumlah faktor, termasuk penampilan fisik dan kelangkaannya.

Terkadang, burung pemangsa yang memenangkan banyak kompetisi juga menjadi incaran para kolektor yang rela membayar mahal untuk itu.

Sebelum Anda melanjutkan, bacalah daftar burung termahal di dunia. Itu dikompilasi dari berbagai sumber, termasuk situs bernama Pengicau.net.

1. Burung Merpati Balap

Tidak ada yang menyangka bahwa burung termahal di dunia adalah merpati balap. Burung ini dikenal banyak orang sebagai “pembalap” karena sangat cepat.

Meski terlihat biasa saja, burung merak ini sangat populer. Banyak penggemar yang rela merogoh kocek dalam-dalam untuk memiliki burung eksotis ini.

Seperti merpati balap bernama Armando, yang dijual seharga 1,4 juta USD atau sekitar 20,4 miliar rupiah oleh pembeli Cina pada Maret 2019, benar.

Namun, ini bukan hanya tentang uang. Armando adalah juara pembalap merpati dari Belgia yang juga dianggap sebagai pembalap merpati jarak jauh terbaik dalam sejarah.

2. Burung Kakatua Raja

Lalu ada burung Kakatua Raja yang merupakan salah satu burung terbesar di dunia, dari kategori paruh bengkok yang harganya sekitar 230 juta rupiah.

Seekor burung dengan nama latin Probosciger aterrimus hidup di Papua, New Guinea, dan Australia. Raja Kakatua dapat dengan mudah dikenali dari bulu hitamnya yang tebal dengan bintik-bintik putih di sekitar pipinya.

Kakatua Raja sudah sangat tua. Ada yang bilang bisa hidup sampai 90 tahun. Kelangkaan burung ini bahkan di alam liar menjadikannya salah satu burung termahal di dunia.

3. Burung Makaw Hyacinth

Ada juga burung yang paruh waktu, yakni burung Makaw Hyacinth atau yang punya nama Latin Anodorhynchus hyacinthinus yang termasuk dalam jajaran burung kicau termahal di dunia.

Indigo Bunting, burung asli hutan hujan Amerika Selatan, dikenal dengan bulunya yang berwarna biru dan bintik-bintik kuning di sekitar mata dan paruhnya. Ia juga dikenal sebagai “burung hujan” karena preferensinya untuk lingkungan yang lembab.

Harga eceng gondok sangat bervariasi, yang paling mahal dijual seharga 204 juta rupiah.

Sayangnya, menurut data dari BirdLife.org, Hyacinth Macaw dianggap sangat terancam punah dengan hanya tersisa 4.000 ekor di alam liar.

4. Burung Toucan

Ada sekitar 40 jenis burung toucan yang mudah dikenali dari paruhnya yang besar. Salah satunya sangat populer: Toco Toucan, atau menggunakan nama latinnya, Ramphastos toco.

Burung paling mahal dan eksotis di dunia biasanya ditemukan di daerah tropis di belahan bumi barat, seperti Meksiko, Amerika Selatan, dan Karibia.

Termahal dengan corak yang bermacam-macam tentu menjadi keindahan dan daya tarik tersendiri bagi para kolektor. Diperkirakan harga toucan mencapai 117 juta rupiah.

5. Burung Flamingo

Flamingo adalah burung dengan nama latin Phoenicopterus roseus. Mereka biasanya ditemukan di habitat lahan basah, seperti sungai, rawa, atau garis pantai.

Sejumlah besar spesies burung ini ditemukan di Afrika, Asia Selatan (seperti Pakistan dan India), dan sebagian Eropa Selatan (seperti Spanyol, Turki, dan Italia).

Ini mungkin karena flamingo adalah burung yang bermigrasi. Kecepatan mereka juga bisa mencapai 56 kilometer per jam.

Flamingo yang identik dengan burung merah berkaki panjang ini dijual dengan harga rata-rata Rp. 14,6 juta per kaki.

Leave a Comment