Bagaimana Tugas Dokter Ortopedi? Inilah Ulasan Lengkapnya

Dokter ortopedi merupakan tenaga kesehatan yang menangani cedera maupun penyakit yang menyerang sistem muskuloskeletal tubuh, seperti tulang, saraf, otot. Hadirnya aplikasi kesehatan saat ini memudahkan Anda buat janji dokter dari segala spesialis untuk menangani keluhan pada tubuh.

Sekilas Mengenai Dokter Ortopedi

Ortopedi merupakan cabang ilmu kedokteran yang berhubungan dengan penanganan penyakit pada sistem muskuloskeletal. Sistem ini termasuk sistem pergerakan tubuh seperti ligamen, fungsi tulang, tendon, tulang belakang, persendian, pembuluh darah, saraf dan otot.

Kasus yang sering ditangani dokter ini adalah cedera atlet, namun dokter ini juga menangani pasien dari bayi hingga lansia.

Gangguan Kesehatan yang Ditangani Dokter Ortopedi

Seperti pembahasan sebelumnya, keluhan yang ditangani dokter spesialis ini berkaitan dengan sistem muskuloskeletal. Pertama, gangguan tulang seperti fraktur, kelainan bentuk tulang dan osteoporosis.

Kedua, gangguan persendian seperti tendinitis, radang sendi dan robekan ligamen. Ketiga, gangguan tulang belakang yaitu skoliosis, nyeri punggung, patah tulang belakang, dan infeksi tulang belakang.

Keempat, gangguan bagian kaki serta pergelangannya, kelima, jepitan saraf di tulang belakang maupun tempat lain seperti pergelangan tangan. Keenam, penyakit pada otot maupun jaringan lunak, dan terakhir adalah penyakit degeneratif atau penuaan yang biasa menyerang sendi.

Waktu yang Tepat untuk Membuat Janji

Terdapat beberapa gejala yang menandakan bahwa tubuh mengalami permasalahan pada sistem muskuloskeletal. Masalah yang berkaitan dengan sistem gerak tubuh seperti tulang maupun persendian perlu segera ditangani.

Gejala pertama adalah nyeri otot, sendi maupun tulang yang tidak kunjung membaik selama berhari-hari. Kedua, patah tulang, ketiga pembengkakan pada otot, sendi, maupun jaringan, diiringi rasa nyeri dan panas saat disentuh.

Keempat, cedera fisik yang menyebabkan tubuh sulit bergerak dan menimbulkan rasa nyeri atau luka terbuka yang dibarengi patah tulang. Kelima, kaku pada tulang, otot, maupun, sendi, selanjutnya keenam, mengalami kesemutan di area tubuh tertentu.

Ketujuh, terjadinya perubahan bentuk sendi maupun tulang, sehingga menyulitkan aktivitas sehari-hari. Terakhir, bentuk lutut tampak seperti huruf O atau X.

Persiapkan Hal Ini Sebelum ke Dokter Spesialis

Ketika Anda berencana berkonsultasi maupun berobat ke spesialis ortopedi, pastikan sudah mencatat maupun mengumpulkan keluhan yang dialami. Anda juga bisa mengingat-ingat sejumlah aktivitas yang telah dilakukan, khususnya yang menjadi penyebab cedera.

Riwayat medis yang lengkap seperti riwayat pengobatan maupun riwayat penyakit tertentu bisa dikumpulkan untuk membantu dokter mendiagnosis penyakit.

Beberapa Tindakan yang Akan Dilakukan

Umumnya, hal yang dilakukan spesialis ortopedi yaitu melakukan pemeriksaan fisik serta tes penunjang agar dapat memastikan diagnosis. Pemeriksaan tambahan yang mungkin dibutuhkan seperti analisis cairan sendi, tes darah, rontgen, arthrogram, CT scan, pemindaian tulang, serta MRI.

Pengobatan dilanjutkan dengan mendiagnosis kondisi pasien, adapun tindakan non bedah yang diterapkan dokter ortopedi yaitu pemberian obat-obatan, pemasangan gips. Tindakan lainnya seperti menentukan anjuran olahraga atau merujuk pasien ke bagian fisioterapi.

Jika ditemukan indikasi, maka spesialis ini akan menerapkan tindakan operasi seperti, arthroscopy, pengkakuan sendi, fiksasi internal, perbaikan jaringan lunak. Tindakan lainnya adalah penggantian sendi, amputasi atau replantasi, osteotomi, operasi tulang belakang, rekonstruksi serta perbaikan tulang rawan.

Agar Anda memperoleh pengobatan terbaik, sangat disarankan untuk memilih dokter ortopedi dari berbagai wilayah melalui SehatQ. Anda bisa membuat janji dengan berbagai dokter spesialis lainnya, selain ortopedi melalui SehatQ.

Leave a Comment